10 Tips Mudik Nyaman dan Menyenangkan dengan Kendaraan Pribadi

Mudik adalah momen yang paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia untuk merayakan hari raya di kampung halaman bersama keluarga tercinta. Ada banyak moda transportasi yang bisa dipilih untuk mudik, mulai dari kendaraan umum seperti: bus, kereta, dan pesawat; atau kendaraan pribadi seperti: mobil dan sepeda motor.
Jika tidak dipersiapkan dengan baik, perjalanan jauh yang ditempuh ketika mudik, bisa sangat melelahkan, apalagi jika menggunakan kendaraan pribadi dan ditambah Anda adalah pengemudinya. Padahal, momen tersebut harusnya bisa dilalui dengan lebih baik.
Nah, agar perjalanan mudik bisa berlangsung nyaman dan menyenangkan, simak beberapa tips berikut!
Jangan lupa juga membawa peralatan darurat seperti dongkrak, ban cadangan, dan segitiga pengaman jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran ban.
Untuk mencegah kehabisan bensin ketika terjebak dalam macet total, pastikan bahan bakar berasa dalam batas yang aman. Jika memungkinkan, isi bensin setiap kali indikator menunjukkan bahan bakar tersisa setengah.
Kadang, aplikasi navigasi hanya menampilkan jalur utama yang banyak dilalui orang. Selain mengandalkan teknologi, gunakan cara lama seperti menanyakan ke teman, tetangga atau keluarga yang mengerti perjalanan atau pernah melalui rute yang Anda pilih untuk mengetahui kondisi lapangan maupun jalur alternatif untuk menghindari titik kemacetan.
Jika memungkinkan, ambil cuti agar bisa berangkat lebih awal atau sekalian di luar puncak arus mudik alias setelah Sholat Idul Fitri dan silaturahim dengan para tetangga atau H+1 hari raya. Andaikan masih kena macet juga, kepadatannya masih masuk akal.
Pilih makanan yang tidak mudah basi dan bisa tetap menjaga energi selama perjalanan panjang mudik, ya!
Apalagi jika menggunakan sepeda motor, maksimal 2 jam sudah harus istirahat. Walaupun Anda masih kuat, setidaknya istirahatkan mesin agar tetap prima dalam perjalanan.
Jaga kecepatan agar tetap wajar. Hindari ego untuk kebut-kebutan. Keluarga di kampung akan sabar menunggu, lebih berhati-hatilah saat berkendara!
Jika menggunakan transportasi umum, simpan tiket, uang, dan identitas diri dengan aman. Sebaiknya jangan diletakkan dalam satu tempat, bagi ke beberapa tempat untuk mencegah tangan-tangan jahil. Amit-amit kecopetan, maka tidak hilang semua.
Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air secara rutin, jangan khawatir kebelet pipis, dan konsumsi vitamin agar tetap fit saat tiba di kampung halaman.
Biasanya, aplikasi navigasi juga bisa menampilkan perkiraan tarif toll dari rute yang ingin dilalui.
Jika tidak dipersiapkan dengan baik, perjalanan jauh yang ditempuh ketika mudik, bisa sangat melelahkan, apalagi jika menggunakan kendaraan pribadi dan ditambah Anda adalah pengemudinya. Padahal, momen tersebut harusnya bisa dilalui dengan lebih baik.
Nah, agar perjalanan mudik bisa berlangsung nyaman dan menyenangkan, simak beberapa tips berikut!
1. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima
Sebelum berangkat mudik, lakukan servis kendaraan, cek tekanan ban, oli, rem, lampu-lampu, dan air radiator. Dengan persiapan ini, diharapkan kendaraan bisa melaju dengan lancar, nyaman, dan meminimalisir terjadi mogok atau kelebihan panas pada mesin.Jangan lupa juga membawa peralatan darurat seperti dongkrak, ban cadangan, dan segitiga pengaman jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran ban.
Untuk mencegah kehabisan bensin ketika terjebak dalam macet total, pastikan bahan bakar berasa dalam batas yang aman. Jika memungkinkan, isi bensin setiap kali indikator menunjukkan bahan bakar tersisa setengah.
2. Manfaatkan Aplikasi Navigasi dan Rencanakan Rute yang Dilalui
Gunakan aplikasi smartphone seperti Google Maps atau Waze untuk memantau kondisi lalu lintas dan mencari rute alternatif terbaik agar tidak terjebak dalam kemacetan.Kadang, aplikasi navigasi hanya menampilkan jalur utama yang banyak dilalui orang. Selain mengandalkan teknologi, gunakan cara lama seperti menanyakan ke teman, tetangga atau keluarga yang mengerti perjalanan atau pernah melalui rute yang Anda pilih untuk mengetahui kondisi lapangan maupun jalur alternatif untuk menghindari titik kemacetan.
3. Atur Waktu Keberangkatan
Hindari jam-jam padat dan sesuaikan waktu keberangkatan agar tidak terjebak kemacetan panjang. Malam hari adalah waktu terbaik untuk mulai perjalanan mudik karena biasanya jalanan sepi, tapi sayangnya, semua orang juga berpfikiran yang sama.Jika memungkinkan, ambil cuti agar bisa berangkat lebih awal atau sekalian di luar puncak arus mudik alias setelah Sholat Idul Fitri dan silaturahim dengan para tetangga atau H+1 hari raya. Andaikan masih kena macet juga, kepadatannya masih masuk akal.
4. Bawa Bekal yang Cukup
Siapkan makanan, minuman, dan camilan agar tidak perlu sering berhenti di rest area. Sebab, rest area pasti akan sangat padat. Kadang, pemudik harus mencari rest area lain ketika lokasi yang dituju sudah terlalu padat atau akses masuknya ditutup.Pilih makanan yang tidak mudah basi dan bisa tetap menjaga energi selama perjalanan panjang mudik, ya!
5. Istirahat Jika Lelah
Jika sudah merasa lelah, jangan ragu untuk beristirahat di rest area. Idealnya, istirahat setiap 3 sampai 4 jam sekali untuk menghindari kelelahan dan microsleep yang bisa berbahaya saat mengemudi.Apalagi jika menggunakan sepeda motor, maksimal 2 jam sudah harus istirahat. Walaupun Anda masih kuat, setidaknya istirahatkan mesin agar tetap prima dalam perjalanan.
Jaga kecepatan agar tetap wajar. Hindari ego untuk kebut-kebutan. Keluarga di kampung akan sabar menunggu, lebih berhati-hatilah saat berkendara!
6. Siapkan Hiburan
Supaya tidak bosan, siapkan playlist musik, podcast, atau audiobook favorit. Jika bepergian dengan keluarga dan anak-anak, bawa juga beberapa permainan yang ringan. Jika diperlukan, install game mobile yang disukai oleh anak di HP.7. Bawa Uang Tunai
Meskipun saat ini banyak transaksi yang bisa dilakukan secara digital dengan QRIS, namun tetaplah mebawa uang tunai yang cukup untuk keperluan mendadak seperti membeli makanan di tempat yang belum menerima pembayaran digital, toilet, parkir liar, dan hal tak terduga yang mungkin terjadi.8. Pastikan Bawa Semua Dokumen Penting
Bawa SIM, STNK, KTP, dan dokumen lainnya pada satu tempat yang mudah dijangkau. Siapa tau ada razia, walaupun kemungkinannya kecil, sebab kendaraan yang ikut arus mudik sangat banyak sehingga sulit untuk dicek satu per satu. Namun, ad abaiknya untuk selalu mempersiapkan diri.Jika menggunakan transportasi umum, simpan tiket, uang, dan identitas diri dengan aman. Sebaiknya jangan diletakkan dalam satu tempat, bagi ke beberapa tempat untuk mencegah tangan-tangan jahil. Amit-amit kecopetan, maka tidak hilang semua.
9. Jaga Kebersihan Diri
Bawa hand sanitizer, tisu kering, dan tisu basah untuk menjaga kebersihan selama perjalanan. Pakai masker saat berada di keramaian, karena dalam kondisi tersebut, penyebaran virus dan bakteri mungkin terjadi dan sangat sulit untuk dihindari.Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air secara rutin, jangan khawatir kebelet pipis, dan konsumsi vitamin agar tetap fit saat tiba di kampung halaman.
10. Siapkan Saldo E-Toll
Bagi pemudik yang berencana untuk menggunakan jalan tol, pastikan untuk membawa dan memastikan saldo e-money/e-toll cukup agar perjalanan tetap lancar. Jangan sampai saldo tidak cukup atau habis di gerbang tol karena bisa mengganggu perjalanan diri sendiri dan pengendara lain.Biasanya, aplikasi navigasi juga bisa menampilkan perkiraan tarif toll dari rute yang ingin dilalui.
***
Dengan persiapan yang matang, mudik Lebaran akan lebih nyaman dan menyenangkan. Semoga perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan!
Posting Komentar untuk "10 Tips Mudik Nyaman dan Menyenangkan dengan Kendaraan Pribadi"
Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com